Hanya DIA Yang Kuasa

Tak kuasa aku menahan haru, bahkan lebih dari itu. Sekitar dua bulan lalu, Mario masih seperti orang-orang yang diberi kenikmatan. Nikmat Sehat! Kini ia terkulai lemas dalam sebuah ruang ICCU. Kedua tangannya diikat kain putih. Kakinya bergerak-gerak sebagai tanda isyarat. Rambutnya telah habis dipangkas. Persis di atas ubun-ubunya, terbalut kainperban putih tebal. Begitu pun dada sebelah kirinya, dibalut perban dan dialiri beberapa selang putih panjang. Urat nadinya telah habis digerogoti jarum suntik dan selang-selang. Mesin seukuran microwave itu masih menunjukkan aktivitas jantung yang mendekati normal. Tiap sekian menit ia berbunyi.

Mata Mario tak lagi berukuran sama. Satu matanya lebih besar dan juling. Penglihatannya agak rabun. Suara pun tak sanggup untuk dikeluarkan. Ia hanya menggerak-gerakkan mulutnya ke kiri dan ke kanan, mengatup-ngatup tak jelas. Air mata itu membasahi mata yang sayu. Letih terlihat.

Mario telah dua kali menjalani operasi. Ia divonis menderita tumor otak. Sebelumnya ia sudah menjalani operasi di negeri Jiran, namun itu tak menjamin lama. Rumah Sakit Mitra Kemayoran menyatakan, masih ada tumor yang tersisa, bahkan sisa itu semakin membesar. Tak ada tindakan yang berarti dari para tim medis. Mereka justru memasukkan beberapa obat ke dalam tubuh Mario. Jika tak cocok, ganti dengan obat lain. Benar-benar penderitaan dan percobaan para medis.

Mama Mario menitikkan air mata. Sebelumnya ku lihat mata kedua orang tuanya teramat sayu dan bengkak. Terutama sang Mama. Ia tak tidur memikirkan Mario, anak sulung lulusan STAN jurusan pajak yang telah bekerja di sebuah daerah di tanah air. Mario, tumpuan berbagai harapan, kini tak berdaya oleh sebuah takdir. Kedua adiknya pun hanya bisa pasrah.

 » Ya allah ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi Kebaikan dan Musibah. Ampunilah dosa hamba-MU Mario. Berilah ia ketabahan, kesabaran, dan kekuatan. Tabahkanlah hati para keluarga, sanak saudara, dan kerabat. Mungkin hamba-Mu ini sangatlah kuat dan tegar, sehingga Engkau mengujinya dengan ujian yang lebih. Sesungguhnya tak ada satu ujian pun yang Engkau berikan di luar batas kemampuan hamba-Mu. Semoga ujian ini adalah bentuk rasa cinta-Mu pada Mario. Agar Mario dapat lebih mencintai-Mu, mencintai-Mu, mencintai-Mu. Amin »

Sang Mama kembali menitikkan air mata setelah ku bacakan doa untuk kakak sahabat ku itu. Aku pun keluar dari ruangan transparan itu. Mario terus di semangati oleh Sang Mama. Cahaya harapan tampak redup di mata mereka semua ketika dokter mengatakan sudah angkat tangan.

« Dokter kok kaya gitu? » kata Tika dan Tara bersahut-sahutan. Aku pun tak suka dengan pernyataan yang seperti itu. Merujuk ke rumah sakit lain pun tidak dilakukan oleh pihak rumah sakit. Keluarga Mario pun bertambah panik. Tampak sang Papa menunduk. Ia menangis. Sahabatku, Ria, adik pertama Mario, hanya bisa pasrah. « Hibur Papa mu, Ri, » kata ku. Ria pun tak sanggup.

Ketika mereka ingin segera merujuk Mario ke Malaysia, biaya pesawat pun tak bisa berbelas kasih. 250 juta! Mereka berusaha menenangkan hati masing-masing yang carut marut. Kami tak bisa apa-apa. Tak ada yang bisa kami berikan selain do’a memohon ampun untuk keluarga mereka. Agar Dia Sang Pemilik Cinta dan Yang Kuasa dapat segera mengangkat kelamnya hari ini dengan segera. Amin

5 réflexions sur “Hanya DIA Yang Kuasa

  1. Aku adalah salah seorang sahabat yang mengaku sebagai sahabat terdekat mario..

    Aku takut kehilangan mahkluk ajaib itu..
    bantu aku agar pria itu tidak pergi dari dunia ini..

    Kalau Allah memang berkehendak seperti ini..
    mungkin ini yang terbaik untuk sahabatku

    Wahai pria yang mengaku kembarannya ringgo agus.. dimana pun kamu berada..
    ku kan slalu berdoa untuk mu

    Maafkan aku..
    Maaf..
    Kalau nantinya ini adalah perpisahan untuk kita berdua..
    Ini semua salahku

    Kamu..
    Sahabat terbaikku
    Pria terbaik yang pernah ku kenal

    but still

    i LOVE u, but not in love with u..

    Bebz…
    dont leave pleaseeeee

    -AW-

  2. Mario uda gak ada.. kita semua jangan sedih yaaaa… saya juga kaget karena dia kakak kelas saya dari SD sampai SMA dan dia abang sahabat saya sejak SMP…

    Doakan aja..
    cuma itu yang kita bisa…

  3. bukan…
    saya hanyalah seorang sahabat…
    sahabat yang hanya mengaku sahabat
    karena sekarang..
    saya menyesal menjadi seorang sahabat bagi mario
    karena saya tidak bisa membuktikan ke mario arti seorang sahabat…
    tapi bagaimanapun seorang sahabat, akan selalu mendoakan sahabatnya…

    -AW-

  4. Tiap-tiap yang mempunyai jiwa akan merasakan kematian. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahala kalian. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. (Ali Imran: 185)

    Tiap-tiap umat memiliki ajal (batas waktu); maka apabila telah datang waktunya, mereka tidak akan dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat pula memajukannya. (al-A’raaf: 34)

Laisser un commentaire

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion / Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion / Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion / Changer )

Photo Google+

Vous commentez à l'aide de votre compte Google+. Déconnexion / Changer )

Connexion à %s