Ampuni aku!!!

Sesungguhnya perkataan itu mengandung bencana-bencana. Pertama, perkataan yang tidak dibutuhkan. Hikmah hanya bisa didapat jika engkau tidak menanyakan sesuatu yang kau anggap cukup dan tidak mengatakan sesuatu yang tidak perlu. Kedua, melibatkan diri dalam kebatilan yaitu ikut dalam pembicaraan tentang kedurhakaan seperti ikut serta di tempat kumpul untuk minum khamr dan tempat berhimpunnya orang-orang fasik. Ketiga, banyak bicara dan memaksakan diri dengan kata-kata bersajak. Keempat, bicara keji, suka mencela dan mengumpat. Kelima, bercanda. Adapun bercanda yang diperbolehkan adalah yang ringan-ringan dan tidak dilarang selagi benar dan jujur. Keenam, mengejek dan mengolok-olok, menyebut aib dan kekurangan seeorang agar ditertawai. Ketujuh, membocorkan rahasia, melanggar janji, berdusta dalam perkataan dan sumpah. Dan terakhir, ghibah atau menggunjing.
(Ibnu Qudamah dan Minhajul Qashidin)

Laisser un commentaire

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion / Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion / Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion / Changer )

Photo Google+

Vous commentez à l'aide de votre compte Google+. Déconnexion / Changer )

Connexion à %s