TAUBAT DARI MABUK ASMARA

Al-‘isyqu atau disebut Mabuk Asmara merupakan satu jalan yang berbahaya, tempat berpijak yang licin, bahaya-bahayanya tidak bisa dihindari, korbannya banyak sehingga tidak bisa dihitung, dan kerusakan yang diakibatkannya tidak terbatas.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rohimahulloh berkata : « DAMPAK NEGATIF YANG DIWARISKAN OLEH PENYAKIT INI SEPERTI LEMAH AKAL, LEMAH ILMU PENGETAHUAN, RUSAKNYA AGAMA DAN AKHLAQ, SERTA TERBUAI DAN LALAI TERHADAP HAL-HAL YANG BERMANFAAT, BAIK BAGI AGAMA MAUPUN DUNIA, LEBIH BERLIPAT-LIPAT DARI PADA SISI POSITIF YANG DIDAPATKANNYA »

Beliau berkata : « ORANG-ORANG YANG SEDANG DIMABUK CINTA TERMASUK ORANG-ORANG YANG PALING KERAS ADZABNYA DAN PALING SEDIKIT PAHALANYA. APABILA ORANG YANG DIMABUK ASMARA ITU MASIH TERTAMBAT HATINYA PADA ORANG YANG DICINTAI, MASIH TUNDUK KEPADANYA, MAKA AKAN TERKUMPUL PADA DIRINYA BERBAGAI MACAM KERUSAKAN YANG TIDAK BISA TERHITUNG JUMLAHNYA OLEH SIAPAPUN KECUALI OLEH ALLOH SUBHANAHU WA TA’ALA »

Adapun ciri-ciri mabuk cinta yang menjerumuskan pada kesyirikan dan kekufuran di antaranya :
1. mengutamakan keridhaan orang yang dicintai dari pada keridhaan Alloh
2. hak dan bagian orang yang dicintai itu berlawanan dengan hak dan kewajibannya kepada Alloh. Maka ia akan mendahulukan kekasihnya dari pada Alloh
3. meluangkan waktu nya untuk kekasihnya daripada meluangkan waktu untuk keridhaan Alloh
4. mentaati kekasihnya dan mendekatkan diri kepadanya dan IA AKAN MEMBERIKAN KETAATANNYA KEPADA ALLOH BERUPA SISA-SISA DARI KETAATANNYA KEPADA KEKASIHNYA

Ibnul Qayyim Rohimahulloh bekata : « SALAH SATU TIPU DAYA SYAITAN DAN PERANGKAPNYA ADALAH APA YANG MENIMPA PARA PEMABUK CINTA »

Sampai beliau berkata : « Sungguh kasihan orang yang mengadaikan cintanya dengan harga murah kepada selain kekasih utama (Rabb). Sungguh malang nasib orang yang menuai dua penyesalan sekaligus : penyesalan karena kehilangan kekasih yang paling mulia serta ni’mat yang abadi (Alloh) dan penyesalan karena AKAN MENDAPAT ADZAB YANG SANGAT PEDIH »

**Sebab-Sebab Mabuk Cinta : **

1. Berpaling dari Alloh –> Barangsiapa yang mengenal Alloh, maka ia akan menyerahkan seluruh hati dan cintanya kepada NYA, tanpa menoleh kepada kekasih yang lainnya

2. Ketidaktahuan terhadap bahaya mabuk cinta

3. Waktu luang –> SALAH SATU PENYEBAB ORANG JATUH KEPADA KEMAKSIATAN INI ADALAH KARENA TIDAK MEMILIKI WAKTU SIBUK

Ibnu ‘Aqil Rohimahulloh : « Tidaklah seseorang yang mabuk cinta itu kecuali dia adalah seorang penganggur yang paling bodoh, jarang sekali mereka sibuk walaupun sebagai pekerja, apalagi sebagai penuntut ilmu syar’i atau ilmu umum lainnya »

4. SARANA INFORMASI –> baik cetak maupun elektronik. Alloh bisa saja menutupi kejelekan-kelejekan yang telah mereka lakukan, namun sayang MEREKA TIDAK MENGINGINKANNYA. Yang mereka inginkan justru MEMBUKA TABIR PENUTUP ITU SEKALIGUS MENANGGALKANNYA

5. TAKLID BUTA –> Ada orang yang gemar dengan kisah-kisah cinta, sejarah hidup seseorang, gemar lagu-lagu cinta. Jika diperhatikan, kita akan melihat orang yang pada hakikatnya tertipu oleh pengaruh apa yang dia dengar, dan PEMANDANGAN DI SEKELILINGNYA YANG DIA LIHAT

6. Penyelewengan dalam memahami makna rindu dan cinta –> Ibnul Qayyim Rohimahulloh berkata : « CINTA YANG BERMANFAAT ADA 3 MACAM : CINTA KEPADA ALLOH, SALING MENCINTAI KARENA ALLOH, DAN CINTA DAPAT MEMACU DIRI UNTUK BERBUAT KETAATAN KEPADA ALLOH DAN MENJAUHI PERBUATAN MAKSIAT »

7. TERTIPU OLEH PERKATAAN YANG MEMBOLEHKAN MABUK ASMARA (*bold*) –> sering kita jumpai seseorang meremehkan masalah ini dengan berkata : mabuk cinta memiliki beberapa kelebihan diantaranya menambah kelemah lembutan, ketenangan jiwa, dan kebahagiaan, dapat mendidik akhlaq dan mengarahkan jiwa menuju akhlaq mulia (keberanian, kedermawanan, kesopanan, perasaan, dll)

Abul Khaththab Mahfuzh bin Ahmad al-Kalwadzani Rohimahulloh : « BARANGSIAPA YANG MENEBAR FITNAH LALU MENGAKU TERPELIHARA DARI DOSA, SESUNGGUHNYA IA TELAH BERLAKU NIFAK DALAM URUSANNYA…… »

8. Membuka hijab, bersolek, menampakkan aurat

9. Mengumbar pandangan

10. PENYALAHGUNAAN TELEPON SELULER

**CARA-CARA BERTAUBAT DARI MABUK CINTA SESUAI CARA AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH**

1. Berdo’a : merendahkan diri dan bersungguh-sungguh memohon ampunanNYA
2. Menundukkan pandangan
3. Merenung dan mengingat Alloh
4. MENJAUH DARI ORANG YANG DICINTAI
5. MENYIBUKKAN DIRI DENGAN HAL-HAL YANG BERMANFAAT
6. MENIKAH –> MENGHINDARI FITNAH
7. Sering mengunjungi orang sakit –> dan memikirkan kematian
8. Selalu mengikuti majelis dzikir
9. Memutus keinginan dengan rasa putus asa dan berkemauan keras untuk menekan hawa nafsu
10. Tidak pernah meninggalkan shalat
11. Bercita-cita tinggi
12. MEMIKIRKAN KEKURANGAN ORANG YANG DICINTAI
13. Membayangkan kehilangan orang yang dicintai
14. Melihat akibat buruk yang akan didapatkan
15. Orang yang sedang diuji dengan perasaan mabuk cinta hendaklah mengetahui bahwa ujian itu merupakan sebab munculnya kedewasaan
16. MEMPERHATIKAN SEMUA KEMULIAAN YANG HILANG AKIBAT DISIBUKKAN OLEH CINTA


Syukron untuk teman2 yang udah baca. Tulisan ini saya nukil dari buku CARA BERTAUBAT MENURUT AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH karya Syaikh Muhammad bin Ibrahim al-Hamd –> Hadiah di dapat melaluii dauroh Pelajar Muslim 6 juni 2010 oleh PUSTAKA IMAM ASY-SYAFI’I

^_^

Semoga bermanfaat

Laisser un commentaire

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion / Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion / Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion / Changer )

Photo Google+

Vous commentez à l'aide de votre compte Google+. Déconnexion / Changer )

Connexion à %s